Research & Insights

Unduh: Rangkuman The 2nd Indonesia CEF 2018

CEF 2018 Event Report

Scroll ke bawah untuk mengisi formulir pengunduhan!

The 2nd Circular Economy Forum (CEF) 2018

The 2nd CEF Indonesia 2018
The 2nd CEF Indonesia 2018

Mendukung adanya pengimplementasian konsep ekonomi sirkular pada beragam sektor pemerintahan dan industri di Indonesia—terutama di dalam bidang pengolahan limbah—Waste4Change menyelenggarakan the 2nd Indonesia Circular Economy Forum (CEF) yang diadakan pada tanggal 28-30 Juni 2018 di Grand City Convex, Surabaya. Acara ini diadakan sebagai bagian dari Indo Waste 2018 Expo & Forum, dihadiri oleh hampir 500 peserta, dan mengundang para ahli serta praktisi dari bidang-bidang terkait untuk saling berbagi pandangan dan pengetahuan mereka terkait pengimplementasian ekonomi sirkular.

Menindaklanjuti acara CEF pertama yang juga diadakan oleh Waste4Change pada tahun 2017 yang lalu, CEF kali ini mengedepankan tema “Redefining Waste Management: from Trash to Resources Management” sebagai tema acara, berikut 3 topik utama yang akan didiskusikan:

  1. Visi Indonesia dalam pengelolaan persampahan yang mengarah pada ekonomi sirkular melalui Jakstranas 2018 – 2025.
  2. Penanggulangan sampah plastik dan marine debris di Indonesia.
  3. Aplikasi teknis yang sudah dilakukan Indonesia dalam mencapai ekonomi sirkular.

Catatan Penting dari the 2nd Indonesia CEF 2018

The 2nd CEF Indonesia 2018

Dimulai dari hukum, berbagai sektor pemerintah, hingga organisasi non-kepemerintahanan yang bergerak di bidang lingkungan hidup, pemerhati, dan filantropis, the 2nd Indonesia CEF 2018 diramaikan dengan kehadiran pembicara dan peserta yang begitu bersemangat—bersedia untuk berbagi isu yang mereka hadapi dan kabar terkini dalam proses implementasi ekonomi sirkular di bidang mereka masing-masing. Di antara banyak penemuan berharga dan studi kasus, berikut beberapa hal dari diskusi sepanjang acara yang dapat kita perhatikan:

  1. Salah satu motif utama Indonesia dalam mengimplementasikan ekonomi sirkular adalah adanya kebutuhan untuk mempertahankan perkembangan ekonomi negara kita di atas 5% tanpa mengorbankan nilai sosial dan ketahanan lingkungan.
  2. Konsep ekonomi sirkular berhubungan erat dengan Sustanaible Development Goals (SDG) United Nation, terutama SDG6, SDG7, SDG8, SDG12, dan SDG15.
  3. Studi dari Jenna Jambeck yang dipublikasikan pada tahun 2015 menyebutkan Indonesia sebagai salah satu negara penghasil sampah terbanyak di dunia namun dengan pemahaman terendah dalam pengelolaan limbah. Kondisi ini disinyalir menjadi salah satu penyebab banyaknya sampah plastik di lautan Indonesia, menempatkan Indonesia sebagai negara kedua dengan sampah plastik lautan terbanyak di dunia, satu tingkat di bawah China.
  4. Mengingat gentingnya kondisi limbah di lautan Indonesia, pemerintahan kita telah mengambangkan peta jalan berkelanjutan dan telah mengalokasikan dana sebesar 1 milyar USD untuk mengurangi 70% sampah plastik di lautan Indonesia pada tahun 2025.
  5. Di antara negara-negara lainnya, Indonesia menempati posisi kedua penghasil sampah terbanyak di dunia, tapi lebih kepada food loss, bukan food waste. Food loss merupakan limbah makanan yang dihasilkan dalam proses produksi, penyimpanan, pengolahan, dan dalam setiap tahap distribusi, sementara food waste merupakan jenis sampah makanan yang sebenarnya memiliki kualitas yang bagus, tapi tidak dikonsumsi karena terbuang atau dibuang secara sengaja.

Setelah melewati sesi diskusi dan debat yang bermanfaat, the 2nd Indonesia CEF 2018 menyimpulkan beberapa rekomendasi aksi di bawah ini:

  1. Untuk memastikan adanya implementasi ekonomi sirkular yang berkelanjutan, semua pihak terkait diharapkan untuk bersedia dan mau berbagi pengetahuan dengan satu sama lain, mencari solusi terbaik, mengembangkan model bisnis baru, serta membuat regulasi/advokasi baru.
  2. Ekonomi sirkular harus didasari pada persamaan, transparansi, dan manfaat bersama.
  3. Penggunaan teknologi digital sangat disarankan dalam usaha penyebaran informasi tentang nilai manfaat dan pentingnya ekonomi sirkular dalam kondisi kita saat ini.
  4. Konsep ekonomi sirkular butuh diperkenalkan pada generasi penerus sedini mungkin.
  5. Implementasi ekonomi sirkular butuh dipertimbangkan secara aktif dan dilibatkan dalam Rencana Anggaran Daerah (RAD).

Mencapai Perubahan Perilaku dalam Pengolahan Limbah Indonesia

The 2nd CEF Indonesia 2018

Dengan adanya diskusi dan sesi berbagi antara semua pihak yang terkait dalam implementasi ekonomi sirkular, Waste4Change berharap untuk dapat mencapai tujuan kami dalam menyebarkan perubahan perilaku dalam pengolahan limbah Indonesia dengan jalan kolaborasi dan penggunaan teknologi menuju zero-waste Indonesia. The 2nd Indonesia Circular Economy Forum (CEF) 2018 hanya bisa terwujud atas dukungan dari teman-teman kami sesama penyelenggara, sponsor, pembicara juga para peserta. Oleh karena itu, Waste4Change ingin menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya pada semua pihak yang terlibat dalam acara the 2nd Indonesia Circular Economy Forum (CEF) 2018. Kami akan menemui semua pemerhati lingkungan kembali pada acara dan langkah kami selanjutnya menuju zero-waste Indonesia!

Baca artikel versi Bahasa Inggris/English version di sini.

Posted on •Last Updated on
Bagikan Artikel Ini

Mulai Pengelolaan Sampah
Secara Bertanggung Jawab
Bersama Waste4Change

Hubungi Kami