Industry & Reports

Pelaporan Yang Terlacak, perlukah dimiliki sebuah perusahaan?

Sampah merupakan bagian dari aktivitas operasional perusahaan. Berbagai aktivitas, mulai dari kegiatan produksi, konsumsi, perkantoran, hingga layanan, dapat menghasilkan jenis dan jumlah sampah yang berbeda.

Gambaran mengenai keberagaman tersebut dapat dilihat melalui data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN). Pada data komposisi sampah yang ditampilkan SIPSN, sisa makanan tercatat sebagai jenis sampah dengan proporsi terbesar, yaitu 39,75%. SIPSN sendiri menyediakan data komposisi berdasarkan beberapa kategori material, termasuk sisa makanan, kayu/ranting, kertas/karton, plastik, logam, kain, karet/kulit, kaca, dan lainnya.

Gambaran mengenai keberagaman sampah tersebut dapat dilihat melalui data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN). Dalam data komposisi sampah yang ditampilkan SIPSN, sisa makanan menjadi jenis sampah dengan proporsi terbesar, yaitu 39,75%.

Jika hampir 40% komposisi sampah yang tercatat secara nasional merupakan sisa makanan, apakah perusahaan sudah mengetahui jenis sampah apa yang paling banyak dihasilkan dari aktivitas operasionalnya sendiri?

Setiap perusahaan memiliki aktivitas operasional dan karakteristik sampah yang berbeda. Karena itu, data nasional dapat memberikan gambaran mengenai kondisi persampahan secara umum, tetapi tidak dapat menggambarkan secara spesifik sampah yang dihasilkan oleh setiap perusahaan. Perusahaan membutuhkan data pengelolaan sampahnya sendiri untuk memahami kondisi di lingkungan operasionalnya.

Perusahaan tidak cukup hanya mengetahui bahwa sampah telah dikumpulkan dan diangkut. Perusahaan juga perlu memiliki informasi mengenai berapa banyak sampah yang dihasilkan, terdiri dari material apa saja, dan bagaimana proses pengelolaannya. Informasi tersebut dapat diperoleh melalui report pengelolaan sampah.

Memudahkan Akses terhadap Data Pengelolaan Sampah

Memiliki report merupakan langkah awal. Memastikan data tersebut mudah diakses ketika dibutuhkan juga menjadi bagian penting dalam proses monitoring pengelolaan sampah.

Ketika informasi pengelolaan sampah masih bergantung pada laporan yang dikirimkan secara manual, perusahaan perlu menunggu laporan tersebut untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan. Waste Journey Report Dashboard Waste4Change dikembangkan untuk menjawab kebutuhan tersebut dengan memberikan akses yang lebih mudah dan cepat terhadap data pengelolaan sampah, better visibility terhadap data yang tersedia, serta mendukung proses monitoring yang lebih data-driven.

Melalui Waste Journey Report Dashboard, pengguna layanan Waste4Change dapat mengakses data pengelolaan sampah secara online tanpa harus menunggu Monthly Waste Journey Report yang dikirimkan secara manual.

Dengan akses yang lebih mudah, perusahaan dapat melihat informasi pengelolaan sampahnya secara lebih berkala. Lalu, informasi apa saja yang penting untuk dipantau?

Mengetahui Timbulan Sampah yang Dihasilkan

Salah satu informasi penting dalam pengelolaan sampah adalah timbulan sampah yang dihasilkan dalam periode tertentu.

Data timbulan membantu perusahaan melihat jumlah sampah yang dihasilkan sekaligus memahami bagaimana jumlah tersebut berubah dari waktu ke waktu. Pemantauan secara berkala dapat memberikan gambaran mengenai pola timbulan yang berasal dari aktivitas operasional perusahaan.

Melalui Material Specifics pada Waste Journey Report Dashboard, pengguna layanan dapat melihat tren timbulan material berdasarkan periode dan kategori material yang dipilih.

Dengan demikian, data timbulan tidak hanya menjadi angka dalam report, tetapi dapat memberikan gambaran mengenai perkembangan sampah yang dihasilkan perusahaan.

Memahami Komposisi Sampah yang Dihasilkan

Mengetahui jumlah sampah saja belum cukup. Perusahaan juga perlu mengetahui material apa saja yang membentuk timbulan tersebut.

Informasi mengenai komposisi dapat memberikan gambaran yang lebih detail mengenai jenis material yang dihasilkan perusahaan dalam periode tertentu. Hal ini membantu perusahaan memahami karakteristik sampah yang berasal dari aktivitas operasionalnya.

Waste Journey Report Dashboard menyediakan Collection Category, Material Composition, dan Material Specifics untuk menampilkan informasi tersebut. Collection Category menunjukkan hasil pemilahan berdasarkan kategori material, sedangkan Material Composition menampilkan komposisi total material dalam periode yang dipilih. 

Dengan melihat timbulan sekaligus komposisinya, perusahaan dapat memperoleh better visibility terhadap jenis sampah yang dihasilkan, bukan hanya mengetahui jumlah keseluruhannya.

Memantau Jadwal dan Status Pengangkutan Sampah

Report pengelolaan sampah juga dapat memberikan visibility terhadap proses pengangkutan.

Informasi seperti jadwal pengangkutan, collection point, service, processing site, dan status pengangkutan membantu perusahaan mengetahui bagaimana proses pengelolaan berlangsung setelah sampah meninggalkan lokasi operasional.

Waste Journey Report Dashboard
Waste Journey Report Dashboard

Melalui menu Collection, client dapat melihat Schedule Date, Collection Type, Service, Collection Point, Processing Site, dan Status. Status pengangkutan mencakup Scheduled, In Transit, Success, dan Skipped.  

Data Collection juga tersinkronisasi dengan data jadwal, pengangkutan, dan pemilahan. Dengan begitu, informasi terkait aktivitas pengangkutan dapat diakses melalui dashboard.

Menggunakan Data untuk Mendukung Evaluasi

Report pengelolaan sampah tidak harus berhenti sebagai dokumen yang diterima dan disimpan.

Ketika data tersedia secara berkala, perusahaan dapat melihat perubahan dan tren dalam pengelolaan sampah. Data tersebut dapat digunakan untuk mengidentifikasi tren dan mendukung evaluasi waste management.

Dengan memiliki data yang terdokumentasi, perusahaan dapat memperoleh informasi yang lebih jelas mengenai kondisi pengelolaan sampahnya dari waktu ke waktu. Report kemudian tidak hanya berfungsi sebagai dokumentasi atas layanan yang telah dilakukan, tetapi juga sebagai sumber informasi untuk memahami dan mengevaluasi pengelolaan sampah perusahaan.

Data sebagai Bagian dari Pengelolaan Sampah yang Lebih Bertanggung Jawab

Bagi Waste4Change, pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab tidak hanya berkaitan dengan bagaimana sampah dikumpulkan dan dikelola, tetapi juga bagaimana informasi mengenai proses tersebut dapat diakses dan dipahami.

Report pengelolaan sampah memberikan perusahaan visibility terhadap timbulan, komposisi, dan proses pengangkutan sampah. Dengan akses terhadap informasi tersebut, perusahaan memiliki data yang dapat digunakan untuk memahami kondisi pengelolaan sampah dan mendukung proses evaluasi.

Karena pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab juga membutuhkan data yang dapat diakses, dipahami, dan digunakan.

Sudahkah perusahaan Anda memiliki visibility terhadap pengelolaan sampahnya?

Waste4Change membantu perusahaan mendapatkan akses terhadap data pengelolaan sampah melalui berbagai layanan dan solusi, termasuk Waste Journey Report Dashboard. Hubungi tim Waste4Change melalui WhatsApp untuk mengetahui lebih lanjut.

 

 

Posted on •Last Updated on
Bagikan Artikel Ini

Mulai Pengelolaan Sampah
Secara Bertanggung Jawab
Bersama Waste4Change

Hubungi Kami