Waste4Change on Jakarta Fashion Week 2019 (October 20-26th, 2018) – a Less Waste Event

Waste4Change di Jakarta Fashion Week 2019 (20-26 Oktober 2018) – Perhelatan Fesyen Minim Sampah!

Jakarta Fashion Week 2019
Jakarta Fashion Week 2019

Dunia fashion dan kecantikan merupakan 2 hal yang tak terpisahkan – keduanya saling mendukung dalam praktiknya. Tatarias makeup sering digunakan untuk memperkuat penampilan seorang model dalam peragaan busana, dan desain pakaian yang cocok sangat penting dalam menambahkan lebih banyak bakat pada tampilan riasan klasik malam Anda.

Anda mungkin bertanya-tanya, apa peran Waste4Change, perusahaan pengelolaan sampah yang bertanggung jawab, dengan fashion dan kecantikan?

Kami punya jawabannya! Berikut adalah laporan singkat tentang kolaborasi Waste4Change dengan tim Jakarta Fashion Week dan Wardah pada 20-26 Oktober 2018 yang lalu!

Acara Fashion yang Mengelola Sampahnya Secara Bertanggung Jawab

Jika tidak diperlakukan secara bertanggung jawab, produk kecantikan dan sampah fashion/tekstil dapat membahayakan lingkungan kita. Kemasan dan wadah kosmetik habis pakai harus didaur ulang dengan baik untuk mencegahnya terakumulasi di TPA atau lebih buruk, mencemari tanah dan laut kita. Sampah tekstil diam-diam telah menjadi musuh baru bumi, mengingat fakta bahwa limbah tekstil adalah salah satu dari banyak bahan yang sulit didaur ulang.

Sejak diadakan pertama kali pada tahun 2008, Jakarta Fashion Week (JFW) telah menjadi acara tahunan yang wajib dikunjungi oleh para pecinta mode dan industri fashion lokal. Seiring berjalannya tahun, semakin banyak perancang busana dan bisnis mode yang terlibat dalam JFW, begitu pula jumlah pengunjung dan penggemar.

Berkomitmen pada upaya pelestarian alam yang berkesinambungan, dan menyadari perannya yang besar dalam menyebarkan kesadaran hijau kepada industri dan pengamat fesyen, tim Jakarta Fashion Week, Wardah dan Waste4Change bekerja sama untuk menerapkan konsep minim-sampah untuk perhelatan ke-11 dari Jakarta Fashion Week, JFW 2019, yang diadakan pada tanggal 20-26 Oktober 2018 di Senayan City Jakarta.

Berikut ini merupakan langkah-langkah yang diambil tim Jakarta Fashion Week, Wardah, dan Waste4Change dalam mengintegrasikan konsep minim-sampah di acara Jakarta Fashion Week 2019:

Tempat Sampah Khusus

Kantung sampah khusus Waste4Change ditempatkan di titik-titik area Jakarta Fashion Week 2019. Para pengunjung diharapkan untuk memisahkan sampah mereka menjadi 2 kategori: organik dan non-organik (Kaca, Logam, Plastik). Semua sampah yang dikumpulkan dalam acara tersebut dikelola dan dioptimalkan oleh Waste4Change untuk mengurangi penumpukan sampah di TPA.

Dropbox untuk Sampah Fesyen/Tekstil & Kemasan Kosmetik Wardah Bekas Pakai

Selama acara, gerai Waste4Change / Wardah di area Fashion Link di Lantai 8 Senayan City Jakarta menerima sampah fesyen / tekstil dan kemasan kosmetik Wardah. Kemasan / wadah kosmetik Wardah dikelola dan dioptimalkan oleh Waste4Change, sementara sampah fashion / tekstil didistribusikan ke SadariSedari (Instagram @SadariSedari) dan Threadapeutic (instagram @Threadapeutic) untuk digunakan kembali, diproses menjadi produk kerajinan tangan, dan juga dimanfaatkan untuk isu sosial yaitu meningkatkan bantuan dana bagi pendidikan di daerah terpencil di Indonesia.

Pameran Produk Upcycling & Pusat Edukasi Manajemen Sampah

Gerai Waste4Change / Wardah juga difungsikan sebagai pusat pendidikan pengelolaan sampah dan pameran produk kerajinan tangan dari proses upcycling dari bisnis kerajinan tangan lokal: KresKros, Threadapeutic, dan XSProject. Pengunjung dipersilakan untuk mengajukan pertanyaan mereka tentang pengelolaan sampah yang bertanggung jawab, serta membeli produk dari pameran upcycling.

Tim Edukasi Penyuluhan Pengelolaan Sampah

Tim pendidik “Pasukan Bijak Sampah” berputar di seputar  lokasi Senayan City Jakarta selama acara JFW 2019. Tugas mereka adalah menyebarkan kesadaran tentang isu-isu sosial, pengelolaan sampah, dan lingkungan terkini kepada para pengunjung JFW 2019 dan Senayan City Jakarta.

Diskusi dan Talk show tentang Isu Lingkungan Saat Ini

Sebanyak 2 talkshow, Fashion Waste Awareness, dan Beauty into the Next Level: From Heart to Earth, diadakan atas kerja sama antara Jakarta Fashion Week, Wardah, dan Waste4Change untuk berbagi fakta dan wawasan tentang sampah fesyen dan masalah lingkungan lainnya yang disebabkan oleh sampah produk kecantikan dan tekstil.

Berikut penjelasan detail tentang acara talkshow:

Beauty into the Next Level: From Heart to Earth, 21 Oktober 2018

Talkshow "Beauty into The Next Level: From Heart to Earth", 21 Oktober 2018, Senayan City Jakarta
Talkshow “Beauty into The Next Level: From Heart to Earth”, 21 Oktober 2018, Senayan City Jakarta

Sebagai bagian dari kampanye Wardah untuk menyebarkan kebaikan, Wardah berkolaborasi bersama Waste4Change dan panitia penyelenggara Jakarta Fashion Week 2019 mengadakan talkshow berjudul “Beauty into the Next Level: From Heart to Earth”. Sesi bincang-bincang yang turut mengundang Dewi Sandra selaku Brand Ambassador Wardah serta Annisa Paramita selaku Head of Communication and Marketing Waste4Change tersebut merupakan bagian dari rangkaian acara Jakarta Fashion Week 2019 yang berlangsung dari tanggal 20-26 Oktober 2018 di Senayan City, Jakarta.

Acara talkshow “Beauty into the Next Level: From Heart to Earth”  membahas definisi cantik dalam arti yang lebih luas. Cantik dalam pandangan Wardah dan Waste4Change bukan hanya terbatas pada cantik fisik, namun juga cantik dari dalam hati yang menginspirasi kebaikan dalam banyak hal, termasuk usaha pelestarian lingkungan. Wardah juga telah aktif mengajak konsumennya untuk menyebarkan kebaikan dengan meluncurkan microsite Wardah Inspiring Movement pada bulan Agustus 2018 yang lalu.

Fashion Waste Awareness – Senayan City Jakarta, 24 Oktober 2018

Talkshow "Fashion Waste Awareness" - 24 Oktober 2018 - Senayan City Jakarta
Talkshow “Fashion Waste Awareness” – 24 Oktober 2018 – Senayan City Jakarta

Kemana sampah pakaian berakhir? Seandainya pakaian yang kita pakai sudah mulai usang dan tidak layak digunakan, pakaian tersebut harus diapakan dan dikemanakan?

Pertanyaan tersebut menjadi poin diskusi dalam talkshow Fashion Waste Awareness yang merupakan rangkaian acara dari Jakarta Fashion Week 2019 berkonsep Less Waste Event, hasil kolaborasi Jakarta Fashion Week, Wardah dan Waste4Change.

Dengan menghadirkan narasumber Annisa Paramita, Head of Communication and Engagement Waste4Change, social enterprise yang bergerak di bidang pengolahan sampah yang bertanggung jawab, serta Hana Surya, Owner Threadapeutic, startup lokal yang berinisiasi memanfaatkan bahan tekstil/pakaian tak terpakai untuk menghasilkan barang kerajinan bernilai tinggi; talkshow diawali dengan pemaparan fakta manajemen sampah Jakarta.

Perihal mengapa sampah pakaian merupakan sesuatu yang penting menjadi perhatian, Annisa menjelaskan, “Sampah pakaian masuk ke dalam kategori residu. Residu merupakan istilah untuk material sampah yang sulit didaur ulang, sehingga mau tidak mau dibuang ke TPA.  Padahal material pakaian masih bisa digunakan kembali juga dapat dimanfaatkan oleh pengrajin. Sekalipun itu adalah potongan-potongannya saja.”

Diskusi dilanjutkan oleh Hana Surya, Founder Threadapeutic, yang memanfaatkan sampah pakaian menjadi barang kerajinan bernilai tinggi seperti tas, dompet, hiasan dinding, dan pernak-pernik lainnya.

“Sampah tergantung pada persepsi. Apa yang kita sebut sampah pakaian, sebenarnya masih memiliki nilai fungsi dan ekonomi untuk digunakan kembali. Hal tersebutlah yang dilihat oleh Threadapeutic melalui produk-produk upcycling” ungkap Hana.

Berkontribusi pada Upaya Mengurangi Jumlah Limbah di TPA

Seperti yang diharapkan dari JFW 2019, fashionista lokal, ahli kecantikan, dan para penghibur tanah air hadir untuk mendapatkan informasi tren terbaru dan memperluas wawasan mode saat ini. Tim pendidik kami berkesempatan untuk mengabadikan momen bukti dukungan pengunjung JFW 2019 untuk pengelolaan sampah yang bertanggung jawab:

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.