The Role of Waste Management in Supporting the Green Building Concept

Peran Pengelolaan Sampah dalam Mendukung Konsep Green Building

Definisi Green Building (Bangunan Hijau)

Konsep Bangunan Hijau/ Green Building (juga dikenal sebagai sustainable building) mengacu pada struktur dan penerapan proses yang bertanggung jawab terhadap lingkungan dan sumber daya yang efisien sepanjang siklus hidup sebuah bangunan: mulai dari perencanaan hingga desain, konstruksi, operasi, pemeliharaan, renovasi dan pembongkaran.

Sekolah Seni, Desain, dan Media NTU adalah salah satu bangunan ramah lingkungan paling terkenal di Singapura yang memaksimalkan efisiensi sumber daya dan meminimalkan produksi sampah serta penggunaan energi, dan air. (sumber: lifestyleasia.com)
Sekolah Seni, Desain, dan Media NTU adalah salah satu bangunan ramah lingkungan paling terkenal di Singapura yang memaksimalkan efisiensi sumber daya dan meminimalkan produksi sampah serta penggunaan energi, dan air. (sumber: lifestyleasia.com)

Konsep Green Building dibangun untuk mencapai tujuan seperti:

  1. Menjaga kesehatan penghuninya
  2. Meningkatkan produktivitas karyawan
  3. Memastikan penggunaan listrik, air, dan sumber daya lainnya secara lebih efektif;
  4. Mengurangi efek lingkungan secara keseluruhan.

Jenis-jenis standar bangunan hijau di berbagai negara:

  1. LEED (Leadership in Energy and Environmental Design) dari Amerika Serikat
  2. CASBEE (Comprehensive Assesment System for Built Environment Efficiency) dari Jepang
  3. BREEAM (Building Research Establishment Environmental Assessment Method) dari Inggris
  4. Green Star dari Australia
  5. Di Indonesia, sistem penilaian bangunan hijau pertama kali diinisiasi oleh GBCI (Green Building Council Indonesia) dengan sistem penilaian yang diberi nama Greenship.

Cara Menerapkan Konsep Green Building

Negara yang berbeda mungkin memiliki standar yang berbeda dalam membawa dan menerapkan konsep bangunan hijau, tetapi ada beberapa faktor kunci yang perlu dipikirkan.

The ASEAN Centre for Energy telah memberikan penghargaan tertinggi ASEAN Energy Awards (AEA) pada Diamond Building, gedung 8 lantai pusat Energy Commission Malaysia di Putrajaya. Desainnya yang pasif dan strukturnya yang mendukung efisiensi energi dirancang untuk memanfaatkan cahaya matahari/cahaya alami yang bisa memangkas penggunaan energi hingga sepertiga jumlah energi yang dibutuhkan gedung berukuran sama pada umumnya. (Source: inhabitat)

Menurut EPA, berikut adalah 7 komponen konsep bangunan hijau:

  1. Efisiensi energi dan penggunaan energi terbarukan
  2. Efisiensi air
  3. Material dan spesifikasi bangunan yang ramah lingkungan
  4. Pengurangan timbulan zat beracun yang tidak baik bagi kesehatan dan lingkungan
  5. Peningkatan kualitas udara dalam ruangan
  6. Pembangunan berkelanjutan & pertumbuhan yang cerdas (smart growth)
  7. Pengurangan timbulan sampah

Cara Mendukung Konsep Green Building Melalui Pengelolaan Sampah yang Bertanggung Jawab

Pengelolaan sampah yang bertanggung jawab di sebuah lingkungan kerja, sekolah, ataupun pusat perbelanjaan dan gedung bukan hanya perihal memastikan titik-titik penempatan boks pembuangan sampah yang strategis.

Pada dasarnya tujuh komponen konsep Green Building saling mempengaruhi dan saling mendukung. Pengelolaan sampah yang bertanggung jawab merupakan salah satu kunci untuk dapat menciptakan lingkungan yang efisien secara energi, misalnya pemanfaatan sampah organik menjadi biogas yang bisa menjadi alternatif energi terbarukan.

Berikut adalah 3 langkah pengelolaan sampah yang dapat mendukung terciptanya konsep green building di lingkungan kita:

#1 Bersama mengedukasi lingkungan untuk kurangi timbulan sampah sedari awal

Hal yang sering terabaikan oleh masyarakat adalah fakta bahwa dibutuhkan sumber energi, sumber daya manusia, waktu, teknologi, dan uang yang cukup untuk dapat mengelola sampah secara optimal dan bertanggung jawab agar tidak mencemari lingkungan.

Beberapa sampah bahkan masih dikategorikan sulit didaur ulang, sehingga meningkatkan peluang sampah berakhir di TPA atau terlepas ke lautan.

Pengurangan timbulan sampah dapat dilakukan dengan mengedukasi lingkungan untuk bersama mengutamakan penggunaan bahan-bahan yang mudah didaur ulang atau yang bisa dipakai berulang kali.

Contoh pesan edukasi yang disertakan pada kotak penempatan sampah milik salah satu klien Waste4Change, Gedung Wisma Barito Pacific di Jakarta Barat
Contoh pesan edukasi yang disertakan pada kotak penempatan sampah milik salah satu klien Waste4Change, Gedung Wisma Barito Pacific di Jakarta Barat

#2 Perhatikan jumlah timbulan dan perjalanan sampah

Sedari awal, pastikan untuk merancang sistem pengelolaan sampah yang terdata dan terawasi dengan baik. Cek apa saja jenis material sampah yang dihasilkan, cek apakah area tertentu menghasilkan sampah residu lebih banyak daripada area lainnya, cek juga berapa lama sampah dikumpulkan dan dipindahkan untuk nantinya didaur ulang. Perhatikan bagaimana sampah organik dikelola, apakah menimbulkan bau dan gas metan (termasuk gas rumah kaca) karena terlalu lama disimpan dalam keadaan tertutup?

Pencatatan dan monitorisasi yang baik bisa menjadi bahan analisis untuk dapat mengurangi sampah dan meningkatkan pengelolaan sampah yang sesuai dengan konsep green building,

#3 Bentuk tim, bangun sistem, & laporkan pencapaian

Agar usaha pengurangan sampah dapat terkoordinasi secara berkelanjutan, diperlukan peraturan resmi yang berisi sangsi dan imbalan, juga tim yang khusus bertanggung jawab perihal pengelolaan sampah. Ajak semua pihak untuk turut berpartisipasi mendukung pengurangan sampah demi mendukung lingkungan gedung yang menerapkan konsep green building.

Laporkan pencapaian pengurangan sampah secara berkala, agar semua pihak dapat turut bangga dan merasakan usaha mereka untuk bersama menciptakan lingkungan yang ramah lingkungan.

Contoh laporan timbulan sampah yang diumumkan pada area publik di Gedung Wisma Bariro Pacific, Jakarta Barat
Contoh laporan timbulan sampah yang diumumkan pada area publik di Gedung Wisma Bariro Pacific, Jakarta Barat

Jasa Pengelolaan Sampah Gedung oleh Waste4Change

Waste4Change menyediakan jasa pengangkutan, daur ulang, edukasi, serta riset & konsultasi untuk mendukung pengelolaan sampah gedung yang holistik dan berkelanjutan.

Untuk pengangkutan dan daur ulang sampah untuk mengurangi jumlah sampah yang berakhir di TPA, Waste4Change menyediakan jasa Zero-Waste to Landfill (w4c.id/ZWTL) dan Responsible Waste Management (w4c.id/RWM). Layanan ZWTL dan RWM ini termasuk layanan penyediaan boks sampah serta penempatan boks sampah yang strategis, edukasi bagi karyawan, operator, pekerja, serta murid dan pengunjung untuk mendukung pengelolaan sampah yang bertanggung jawab dan pelaporan timbulan sampah secara berkala.

Untuk riset serta konsultasi pengelolaan sampah yang lebih mendetail untuk dapat merancang sistem pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan, Waste4Change menyediakan jasa Solid Waste Management Research (w4c.id//SWMR). Riset dan studi yang menyeluruh dan tepat dapat diarahkan untuk bisa menciptakan sistem pengelolaan sampah yang mandiri dan mendukung ekonomi melingkar, sehingga bisa membantu mengurangi konsumsi energi dan sumber daya lainnya, bahkan bisa mengeksplorasi peluang penggunaan energi terbarukan.

Beberapa klien yang telah menggunakan jasa Waste4Change untuk pengangkutan dan pengelolaan sampah gedung mereka adalah Wisma Barito Pacific di Jakarta Barat, Kedutaan Besar Swedia dan Finlandia, Gedung Kementerian PUPR, Gedung Kementerian Keuangan, serta Gedung Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.

Gedung Wisma Barito Pasifik di Jakarta Barat merupakan salah satu klien Waste4Change yang menerapkan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan
Gedung Wisma Barito Pasifik di Jakarta Barat merupakan salah satu klien Waste4Change yang menerapkan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan

Waste4Change mendukung konsep green building ciptakan lingkungan aktivitas yang sehat, aman, nyaman, dan ramah lingkungan. Semua layanan Waste4Change sesuai dengan standar regulasi pemerintah setempat dan mendukung Indonesia Bersih Sampah 2025.

Sumber:

  • https://www.epa.gov/smm/managing-and-reducing-wastes-guide-commercial-buildings
  • https://www.worldgbc.org/what-green-building
  • https://www.conserve-energy-future.com/green-building.php
1 2