{"id":20629,"date":"2023-04-06T23:37:11","date_gmt":"2023-04-06T23:37:11","guid":{"rendered":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/?p=20629"},"modified":"2023-11-17T06:35:29","modified_gmt":"2023-11-17T06:35:29","slug":"mengenal-konsep-green-living-pada-hunian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/mengenal-konsep-green-living-pada-hunian\/","title":{"rendered":"Mengenal Konsep Green Living pada Hunian"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Istilah <em>sustainable, zero waste, go green<\/em>, hingga <em>eco friendly<\/em>, tentu sudah tak asing lagi. Ada satu lagi istilah serupa yang mencakup aspek lebih besar, yaitu <em>green living<\/em>. <\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large is-resized\"><img decoding=\"async\" data-src=\"https:\/\/waste4change.com\/blog\/wp-content\/uploads\/image-349-1024x683.png\" alt=\"konsep green living\" class=\"wp-image-20630 lazyload\" style=\"--smush-placeholder-width: 1024px; --smush-placeholder-aspect-ratio: 1024\/683;width:504px;height:336px\" src=\"data:image\/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Rumah dengan gaya green living [Sumber: Mustika Land]<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Green Living juga dikenal dengan sebutan hidup berkelanjutan, di mana cara hidup yang dianut berfokus untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Tidak hanya bisa diterapkan dalam gaya hidup saja, tapi juga hunian, seperti rumah dan gedung.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Konsep Green Living<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Konsep <em>green living<\/em> tidak hanya berfokus pada mengurangi <a href=\"https:\/\/waste4change.com\/blog\/berbagai-jenis-plastik-dalam-sebuah-kemasan-air-mineral\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">plastik sekali pakai<\/a> atau menggunakan kendaraan umum sebagai transportasi utama saja. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lebih dari itu, mencakup banyak hal yang bisa mengurangi dampak kerusakan lingkungan secara makro. Misalnya, menghemat energi, menggunakan bahan bangunan yang ramah lingkungan, mengatur sistem pengolahan limbah yang baik, menggunakan teknologi hijau dan masih banyak lagi lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seperti yang diketahui, permasalahan lingkungan masih menjadi sorotan. WHO External menyebut hampir seperempat dari 13 juta kematian setiap tahunnya, disebabkan oleh lingkungan. Penyakit seperti permasalahan paru-paru kerap disebabkan oleh kualitas udara yang buruk, begitu juga penyakit kardiovaskular dan stroke. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk mengurangi risiko tersebut, penerapan konsep <em>green living<\/em> dalam kehidupan sehari-hari bisa jadi solusi, karena memiliki banyak manfaat. Tidak hanya manfaat bagi lingkungan, tapi juga kesehatan manusia dan makhluk hidup di bumi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Kelebihan dan Kekurangan Green Living<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sama seperti konsep hidup lainnya, green living juga memiliki kelebihan dan kekurangan. Berikut beberapa kelebihan penerapan green living, terutama pada hunian:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Menghemat Uang<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menerapkan <em>green living<\/em> pada hunian, artinya berfokus pada penggunaan bahan bangunan yang berkelanjutan, dan tidak harus baru. Dengan begitu, kita dapat menekan pengeluaran, mulai dari pembangunan hingga pemeliharaan bangunan. Misalnya menggunakan panel surya untuk memenuhi kebutuhan listrik sebuah bangunan, selain hemat energi, panel surya dapat mengurangi biaya tagihan listrik, dan penghematan ini bisa dirasakan dalam jangka panjang.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Mengurangi Dampak Negatif pada Lingkungan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak hanya hemat, menerapkan <em>green living<\/em> dalam kehidupan sehari-hari juga dapat membantu mengurangi dampak negatif pada lingkungan. Seperti diketahui, kondisi alam saat ini memprihatinkan. Pencemaran ada di mana-mana, di air, tanah, bahkan udara. Dengan menerapkan konsep ini, risiko dari bahaya pencemaran tersebut bisa dikurangi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Menjaga Kesehatan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam konsep <em>green living<\/em>, penggunaan bahan alami sangat diutamakan. Menggunakan bahan alami jauh lebih sehat dibanding bahan kimia. Sehingga, dengan menerapkan green living, paparan bahan kimia berbahaya bisa dikurangi, dan membuat kualitas lingkungan jadi lebih baik. Dengan begitu, kesehatan manusia dan makhluk hidup yang tinggal di lingkungan tersebut jauh lebih terjaga, dan terhindar dari risiko penyakit dan masalah kesehatan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meski memiliki banyak kelebihan, butuh penyesuain untuk bisa menerapkan konsep <em>green living<\/em> ini. Konsep ini memiliki beberapa kekurangan, di antaranya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Keterbatasan Pilihan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keterbatasan pilihan ini disebabkan oleh masih belum banyaknya variasi dari inovasi yang ramah lingkungan. Ini membuat pilihan untuk menerapkan <em>green living<\/em> sedikit terbatas. Misalnya saja dalam pemilihan bahan bangunan yang berkelanjutan, jumlahnya tidak sebanyak bahan bangunan umum yang terbuat dari bahan kimia.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Kebiasaan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kekurangan konsep <em>green living<\/em> selanjutnya ialah kebiasaan hidup dalam kemudahan dan kepraktisan tanpa memikirkan keberlanjutan dan risiko kerusakan alam. Kebiasaan ini akan sulit diubah. Pun, jika sudah menerapkan konsep green living, adaptasi yang dilakukan mungkin butuh waktu yang agak lama. Selain itu, perlu tekad yang kuat dalam mengubah gaya hidup.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Biaya Awal yang Lebih Mahal<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebelumnya disebutkan jika green living bisa menghemat biaya dalam jangka panjang. Akan tetapi, biaya awal pemasangan akan jauh lebih mahal karena keterbatasan pilihan. Misalnya saja pemasangan panel surya yang memerlukan biaya tak sedikit.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kekurangan konsep ini lebih sedikit dibanding dengan kelebihan dan manfaat yang akan diperoleh. Kekurangan ini juga bisa ditekan apabila pemahaman konsep sudah tertanam dengan baik.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Karakteristik Hunian Green Living dan Contohnya di Indonesia<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan banyaknya kelebihan dan manfaat dari green living, kini makin banyak perusahaan\/organisasi\/yayasan\/kelompok dan juga masyarakat yang menerapkan konsep ini. Para pemilik gedung mulai melirik konsep ini untuk diterapkan di hunian mereka. Untuk mengetahui apakah sebuah hunian menerapkan green living atau tidak, berikut beberapa karakteristiknya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Menggunakan Teknologi Hijau<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebuah hunian atau gedung yang mengaku menerapkan konsep <em>green living<\/em>, umumnya dilengkapi dengan teknologi hijau. Misalnya keberadaan sistem penyimpanan energi, sistem otomatis untuk menghemat energi, dan memiliki sistem energi panas bumi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Hemat Energi dan Air<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena penerapan teknologi hijau tersebut, sebuah hunian akan lebih hemat energi dan air. Karakteristiknya bisa dilihat dari penggunaan sumber listrik, misalnya menggunakan panel surya dan lebih banyak menggunakan kaca untuk memaksimalkan pencahayaan alami. Sedangkan karakteristik hemat air bisa dilihat dari pemilihan toilet dan juga adanya pengumpul air hujan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Memiliki Sistem Pengolahan Limbah<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karakteristik hunian <em>green living<\/em> selanjutnya ialah memiliki sistem pengolahan limbah yang baik. Tidak hanya sistem pengolahan sampah saja tapi juga air limbah. Ini bisa dilihat dari keberadaan tempat sampah yang sudah digolongkan berdasarkan jenis sampah yang ada, juga keberadaan <em>incinerator<\/em>, atau alat pengolahan limbah lain yang ramah lingkungan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beberapa gedung di Indonesia mengaku sudah menerapkan <em>green living<\/em> pada bangunan mereka. Seperti gedung Kementerian PU, Menara BCA dan Pacific Place. Melansir dari laman Majalah CSR.id, bangunan tersebut telah mendapatkan sertifikasi dari <a href=\"https:\/\/waste4change.com\/blog\/green-building-pengertian-hingga-manfaatnya-di-indonesia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Green Building<\/a> Council Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu, The Darmawangsa Jakarta dan Binus School Bekasi, juga telah menerapkan konsep <em>green living<\/em>. Mereka telah menjadi pelanggan salah satu layanan Waste4Change, <a href=\"https:\/\/waste4change.com\/service\/jasa-angkut-sampah\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Reduce Waste to Landfill<\/a> (RWTL), yang berfokus pada pengolahan sampah. RWTL tidak hanya memberikan layanan pengangkutan sampah saja, tapi juga memberikan pelayanan sistem manajemen sampah yang bertujuan untuk mengurangi pembuangan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Untuk menerapkan konsep <em>green living<\/em> pada hunian, penting untuk memastikan sistem pengolahan sampahnya baik, berkelanjutan dan ramah lingkungan.&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Konsep Green Living dikenal dengan sebutan hidup berkelanjutan, berfokus untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan<\/p>\n","protected":false},"author":26,"featured_media":20630,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1167],"tags":[767,1138,1168,331],"class_list":["post-20629","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-industry-updates","tag-environmentally-friendly","tag-id","tag-sdg","tag-sustainability"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Mengenal Konsep Green Living pada Hunian<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Konsep Green Living dikenal dengan sebutan hidup berkelanjutan, berfokus untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/waste4change.com\/blog\/mengenal-konsep-green-living-pada-hunian\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Konsep Green Living pada Hunian\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Konsep Green Living dikenal dengan sebutan hidup berkelanjutan, berfokus untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/waste4change.com\/blog\/mengenal-konsep-green-living-pada-hunian\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Artikel dan berita pengelolaan sampah dari Waste4Change\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/waste4change\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-04-06T23:37:11+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-11-17T06:35:29+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/waste4change.com\/blog\/wp-content\/uploads\/image-349-1024x683.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"683\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Mita Defitri\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:title\" content=\"Mengenal Konsep Green Living pada Hunian\" \/>\n<meta name=\"twitter:description\" content=\"Konsep Green Living dikenal dengan sebutan hidup berkelanjutan, berfokus untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan\" \/>\n<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/waste4change.com\/blog\/wp-content\/uploads\/image-349.png\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@waste4change\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@waste4change\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Mita Defitri\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/mengenal-konsep-green-living-pada-hunian\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/mengenal-konsep-green-living-pada-hunian\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Mita Defitri\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/44590c3ebf239904e9a22b6a26886212\"},\"headline\":\"Mengenal Konsep Green Living pada Hunian\",\"datePublished\":\"2023-04-06T23:37:11+00:00\",\"dateModified\":\"2023-11-17T06:35:29+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/mengenal-konsep-green-living-pada-hunian\\\/\"},\"wordCount\":892,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/mengenal-konsep-green-living-pada-hunian\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/image-349.png\",\"keywords\":[\"Environmentally Friendly\",\"id\",\"SDG\",\"sustainability\"],\"articleSection\":[\"Industry Updates\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/mengenal-konsep-green-living-pada-hunian\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/mengenal-konsep-green-living-pada-hunian\\\/\",\"name\":\"Mengenal Konsep Green Living pada Hunian\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/mengenal-konsep-green-living-pada-hunian\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/mengenal-konsep-green-living-pada-hunian\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/image-349.png\",\"datePublished\":\"2023-04-06T23:37:11+00:00\",\"dateModified\":\"2023-11-17T06:35:29+00:00\",\"description\":\"Konsep Green Living dikenal dengan sebutan hidup berkelanjutan, berfokus untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/mengenal-konsep-green-living-pada-hunian\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/mengenal-konsep-green-living-pada-hunian\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/mengenal-konsep-green-living-pada-hunian\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/image-349.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/image-349.png\",\"width\":500,\"height\":333,\"caption\":\"green living\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/mengenal-konsep-green-living-pada-hunian\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengenal Konsep Green Living pada Hunian\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Artikel dan berita pengelolaan sampah dari Waste4Change\",\"description\":\"Artikel dan berita pengelolaan sampah di Indonesia, dari manajemen sampah, daur ulang dan info konsultansi sampah.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Artikel dan berita pengelolaan sampah dari Waste4Change\",\"url\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/cropped-logo-W4C-1024x390-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/cropped-logo-W4C-1024x390-1.png\",\"width\":500,\"height\":190,\"caption\":\"Artikel dan berita pengelolaan sampah dari Waste4Change\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/waste4change\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/waste4change\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/waste4change\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company-beta\\\/13236193\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/44590c3ebf239904e9a22b6a26886212\",\"name\":\"Mita Defitri\",\"url\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/author\\\/mitadefitri\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal Konsep Green Living pada Hunian","description":"Konsep Green Living dikenal dengan sebutan hidup berkelanjutan, berfokus untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/mengenal-konsep-green-living-pada-hunian\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengenal Konsep Green Living pada Hunian","og_description":"Konsep Green Living dikenal dengan sebutan hidup berkelanjutan, berfokus untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan","og_url":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/mengenal-konsep-green-living-pada-hunian\/","og_site_name":"Artikel dan berita pengelolaan sampah dari Waste4Change","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/waste4change","article_published_time":"2023-04-06T23:37:11+00:00","article_modified_time":"2023-11-17T06:35:29+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":683,"url":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/wp-content\/uploads\/image-349-1024x683.png","type":"image\/png"}],"author":"Mita Defitri","twitter_card":"summary_large_image","twitter_title":"Mengenal Konsep Green Living pada Hunian","twitter_description":"Konsep Green Living dikenal dengan sebutan hidup berkelanjutan, berfokus untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan","twitter_image":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/wp-content\/uploads\/image-349.png","twitter_creator":"@waste4change","twitter_site":"@waste4change","twitter_misc":{"Written by":"Mita Defitri","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/mengenal-konsep-green-living-pada-hunian\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/mengenal-konsep-green-living-pada-hunian\/"},"author":{"name":"Mita Defitri","@id":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/#\/schema\/person\/44590c3ebf239904e9a22b6a26886212"},"headline":"Mengenal Konsep Green Living pada Hunian","datePublished":"2023-04-06T23:37:11+00:00","dateModified":"2023-11-17T06:35:29+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/mengenal-konsep-green-living-pada-hunian\/"},"wordCount":892,"publisher":{"@id":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/mengenal-konsep-green-living-pada-hunian\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/wp-content\/uploads\/image-349.png","keywords":["Environmentally Friendly","id","SDG","sustainability"],"articleSection":["Industry Updates"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/mengenal-konsep-green-living-pada-hunian\/","url":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/mengenal-konsep-green-living-pada-hunian\/","name":"Mengenal Konsep Green Living pada Hunian","isPartOf":{"@id":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/mengenal-konsep-green-living-pada-hunian\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/mengenal-konsep-green-living-pada-hunian\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/wp-content\/uploads\/image-349.png","datePublished":"2023-04-06T23:37:11+00:00","dateModified":"2023-11-17T06:35:29+00:00","description":"Konsep Green Living dikenal dengan sebutan hidup berkelanjutan, berfokus untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/mengenal-konsep-green-living-pada-hunian\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/waste4change.com\/blog\/mengenal-konsep-green-living-pada-hunian\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/mengenal-konsep-green-living-pada-hunian\/#primaryimage","url":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/wp-content\/uploads\/image-349.png","contentUrl":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/wp-content\/uploads\/image-349.png","width":500,"height":333,"caption":"green living"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/mengenal-konsep-green-living-pada-hunian\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal Konsep Green Living pada Hunian"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/","name":"Artikel dan berita pengelolaan sampah dari Waste4Change","description":"Artikel dan berita pengelolaan sampah di Indonesia, dari manajemen sampah, daur ulang dan info konsultansi sampah.","publisher":{"@id":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/#organization","name":"Artikel dan berita pengelolaan sampah dari Waste4Change","url":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/wp-content\/uploads\/cropped-logo-W4C-1024x390-1.png","contentUrl":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/wp-content\/uploads\/cropped-logo-W4C-1024x390-1.png","width":500,"height":190,"caption":"Artikel dan berita pengelolaan sampah dari Waste4Change"},"image":{"@id":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/waste4change","https:\/\/x.com\/waste4change","https:\/\/www.instagram.com\/waste4change","https:\/\/www.linkedin.com\/company-beta\/13236193"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/#\/schema\/person\/44590c3ebf239904e9a22b6a26886212","name":"Mita Defitri","url":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/author\/mitadefitri\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20629","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/26"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20629"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20629\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21496,"href":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20629\/revisions\/21496"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20630"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20629"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20629"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20629"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}