{"id":18939,"date":"2022-09-18T16:35:00","date_gmt":"2022-09-18T16:35:00","guid":{"rendered":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/?p=18939"},"modified":"2022-10-03T16:54:44","modified_gmt":"2022-10-03T16:54:44","slug":"bahaya-pengelolaan-sampah-open-dumping","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/bahaya-pengelolaan-sampah-open-dumping\/","title":{"rendered":"Bahaya Pengelolaan Sampah Open Dumping"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sampah yang dihasilkan oleh manusia setiap harinya akan berakhir di tempat pembuangan. Menurut Undang-Undang No. 18 tahun 2008, sebelum sampah diangkut ke<a href=\"https:\/\/waste4change.com\/blog\/tpa-sampah-luar-negeri\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"> tempat pengelolaan<\/a> atau tempat pendauran ulang, maka terlebih dahulu akan ditampung di Tempat Penampungan Sementara (TPS). <\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"500\" height=\"335\" src=\"https:\/\/waste4change.com\/blog\/wp-content\/uploads\/image-105.png\" alt=\"open dumping\" class=\"wp-image-18941\" srcset=\"https:\/\/waste4change.com\/blog\/wp-content\/uploads\/image-105.png 500w, https:\/\/waste4change.com\/blog\/wp-content\/uploads\/image-105-300x201.png 300w, https:\/\/waste4change.com\/blog\/wp-content\/uploads\/image-105-768x514.png 768w, https:\/\/waste4change.com\/blog\/wp-content\/uploads\/image-105-580x389.png 580w, https:\/\/waste4change.com\/blog\/wp-content\/uploads\/image-105-820x549.png 820w\" sizes=\"(max-width: 500px) 100vw, 500px\" \/><figcaption>Source: republika.co.id<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, tidak semua sampah dari TPS harus diangkut ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Pemilahan sampah yang dilakukan di TPS justru dapat mengurangi jumlah sampah yang dibawa ke TPA. Di TPA, sampah akan diproses dan dikembalikan ke media lingkungan secara aman dengan beberapa metode.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Macam-macam Sistem Pengelolaan Sampah<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Terdapat beberapa metode untuk tempat pengelolaan sampah, di antaranya yaitu:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><strong><em>Sanitary Landfill:<\/em><\/strong> sistem pengelolaan sampah melalui cara menumpuk sampah di lokasi tanah yang berbentuk cekung, kemudian dipadatkan, dan ditimbun dengan tanah. Penutupan ini dilakukan agar mengurangi bau yang ditimbulkan sampah dan mempercepat pembusukan, sehingga dapat dimanfaatkan untuk ruang terbuka hijau lebih cepat. Untuk menggunakan metode ini, harus memenuhi beberapa syarat, yaitu: tersedianya lahan atau tempat yang luas, tanah untuk menimbun, dan alat-alat besar.<\/li><li><strong><em>Controlled Landfill:<\/em><\/strong> sistem pengelolaan sampah melalui cara memadatkan dan meratakan sampah menggunakan alat berat, kemudian dilapisi dengan tanah setiap lima hari sampai seminggu sekali. Cara ini dilakukan untuk meningkatkan pemanfaatan lahan, kestabilan permukaan TPA, mengurangi bau dan timbulnya gas metana, serta mencegah tempat pembuangan sampah menjadi perkembangbiakkan hewan lalat. Dalam menggunakan metode ini, diperlukan ketersediaan beberapa fasilitas, seperti: alat berat, pengendali gas metana, saluran drainase, saluran pengumpul air lindi dan instansi pengolahannya, juga pos pengendalian operasional.<\/li><li><strong><em>Open Dumping: <\/em><\/strong>sistem pengelolaan sampah di tanah cekungan yang terbuka tanpa ditutup atau dilapisi dengan tanah. Cara ini dianggap sederhana karena memanfaatkan topografi lahan.&nbsp;<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Banyak hal yang perlu diperhatikan dalam <a href=\"https:\/\/waste4change.com\/blog\/rethink-kunci-pengelolaan-sampah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">pengelolaan sampah<\/a>, pembuatan TPA harus memenuhi beberapa syarat, yaitu tidak dekat dengan sumber air yang digunakan untuk kebutuhan manusia, bukan di daerah rawan bencana banjir, dan jauh dari tempat tinggal manusia (berjarak sekitar 2 km dari perumahan penduduk).\u00a0<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apa itu Pengelolaan Sampah <em>Open Dumping<\/em><\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dari ketiga metode pengelolaan sampah, <em>open dumping<\/em> adalah metode yang dinilai lebih banyak memberikan dampak negatif dan membahayakan. Open dumping tidak lagi direkomendasikan karena kondisinya yang tidak lagi memenuhi syarat teknis suatu TPA sampah berdasarkan peraturan pemerintah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Metode Open Dumping yang berupa tanah cekungan terbuka dinilai\u00a0membahayakan karena sampah dibuang begitu saja dalam sebuah tempat pembuangan akhir tanpa proses apapun, ataupun penutupan tanah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Oleh karena itu, Pemerintah membentuk sistem controlled landfill yang merupakan peningkatan dari open dumping. Polanya dilakukan dengan penimbunan sampah dengan lapisan tanah setiap tujuh hari, dan pemadataan sampah untuk meningkatkan efisiensi pemanfaatan lahan dan kestabilan permukan TPA. \u00a0Umumnya, metode ini banyak di kota sedang dan kecil.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Bahaya Pengelolaan Sampah <\/strong><strong><em>Open Dumping<\/em><\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Air dan tanah dapat tercemar, disebabkan oleh cairan lindi dan gas metana, karbon dioksida, amoniak, hidrogen disulfida, dan lainnya. Zat-zat tersebut dapat menimbulkan reaksi biokimia hingga terjadi ledakan dan kebakaran. Selain itu, tempat pembuangan sampah yang tidak ditutup ini menjadi sarana perkembangbiakkan hewan-hewan seperti lalat, tikus, nyamuk, dan kecoa.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sejak tahun 2013, sistem pembuangan terbuka atau <em>open dumping<\/em> sudah dilarang penggunaannya. Hal ini terdapat dalam Undang-Undang No. 18 tahun 2008 pasal 44 dan 45 yang menyatakan bahwa TPA harus menerapkan sistem <em>sanitary landfill<\/em> dan <em>controlled landfill.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu, metode <em>open dumping <\/em>dapat mengancam kualitas udara yang berdampak pada kesehatan dan mendorong perubahan iklim akibat gas metana yang dihasilkan. Namun, sistem ini tetap dibutuhkan karena dapat mengurangi limbah dari sumbernya, mengolah lebih lanjut limbah yang menghasilkan residu, dan menangani limbah yang sulit terurai secara biologis atau kimia. Isolasi perlu dilakukan agar dapat mencegah permasalahan sampah yang ditimbulkan dengan metode ini.\u00a0<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Open dumping adalah metode pengelolaan sampah yang tidak lagi direkomendasikan penggunaannya karena sampah dibuang begitu saja<\/p>\n","protected":false},"author":26,"featured_media":18941,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1167],"tags":[530,222],"class_list":["post-18939","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-industry-updates","tag-open-dumping","tag-waste-management"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Bahaya Pengelolaan Sampah Open Dumping - Artikel dan berita pengelolaan sampah dari Waste4Change<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Open dumping adalah metode pengelolaan sampah yang tidak lagi direkomendasikan penggunaannya karena sampah dibuang begitu saja\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/waste4change.com\/blog\/bahaya-pengelolaan-sampah-open-dumping\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bahaya Pengelolaan Sampah Open Dumping - Artikel dan berita pengelolaan sampah dari Waste4Change\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Open dumping adalah metode pengelolaan sampah yang tidak lagi direkomendasikan penggunaannya karena sampah dibuang begitu saja\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/waste4change.com\/blog\/bahaya-pengelolaan-sampah-open-dumping\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Artikel dan berita pengelolaan sampah dari Waste4Change\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/waste4change\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-09-18T16:35:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-10-03T16:54:44+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/waste4change.com\/blog\/wp-content\/uploads\/image-105.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"335\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Mita Defitri\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@waste4change\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@waste4change\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Mita Defitri\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/bahaya-pengelolaan-sampah-open-dumping\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/bahaya-pengelolaan-sampah-open-dumping\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Mita Defitri\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/44590c3ebf239904e9a22b6a26886212\"},\"headline\":\"Bahaya Pengelolaan Sampah Open Dumping\",\"datePublished\":\"2022-09-18T16:35:00+00:00\",\"dateModified\":\"2022-10-03T16:54:44+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/bahaya-pengelolaan-sampah-open-dumping\\\/\"},\"wordCount\":573,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/bahaya-pengelolaan-sampah-open-dumping\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/image-105.png\",\"keywords\":[\"open dumping\",\"waste management\"],\"articleSection\":[\"Industry Updates\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/bahaya-pengelolaan-sampah-open-dumping\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/bahaya-pengelolaan-sampah-open-dumping\\\/\",\"name\":\"Bahaya Pengelolaan Sampah Open Dumping - Artikel dan berita pengelolaan sampah dari Waste4Change\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/bahaya-pengelolaan-sampah-open-dumping\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/bahaya-pengelolaan-sampah-open-dumping\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/image-105.png\",\"datePublished\":\"2022-09-18T16:35:00+00:00\",\"dateModified\":\"2022-10-03T16:54:44+00:00\",\"description\":\"Open dumping adalah metode pengelolaan sampah yang tidak lagi direkomendasikan penggunaannya karena sampah dibuang begitu saja\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/bahaya-pengelolaan-sampah-open-dumping\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/bahaya-pengelolaan-sampah-open-dumping\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/bahaya-pengelolaan-sampah-open-dumping\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/image-105.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/image-105.png\",\"width\":500,\"height\":335},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/bahaya-pengelolaan-sampah-open-dumping\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Bahaya Pengelolaan Sampah Open Dumping\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Artikel dan berita pengelolaan sampah dari Waste4Change\",\"description\":\"Artikel dan berita pengelolaan sampah di Indonesia, dari manajemen sampah, daur ulang dan info konsultansi sampah.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Artikel dan berita pengelolaan sampah dari Waste4Change\",\"url\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/cropped-logo-W4C-1024x390-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/cropped-logo-W4C-1024x390-1.png\",\"width\":500,\"height\":190,\"caption\":\"Artikel dan berita pengelolaan sampah dari Waste4Change\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/waste4change\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/waste4change\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/waste4change\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company-beta\\\/13236193\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/44590c3ebf239904e9a22b6a26886212\",\"name\":\"Mita Defitri\",\"url\":\"https:\\\/\\\/waste4change.com\\\/blog\\\/author\\\/mitadefitri\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bahaya Pengelolaan Sampah Open Dumping - Artikel dan berita pengelolaan sampah dari Waste4Change","description":"Open dumping adalah metode pengelolaan sampah yang tidak lagi direkomendasikan penggunaannya karena sampah dibuang begitu saja","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/bahaya-pengelolaan-sampah-open-dumping\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Bahaya Pengelolaan Sampah Open Dumping - Artikel dan berita pengelolaan sampah dari Waste4Change","og_description":"Open dumping adalah metode pengelolaan sampah yang tidak lagi direkomendasikan penggunaannya karena sampah dibuang begitu saja","og_url":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/bahaya-pengelolaan-sampah-open-dumping\/","og_site_name":"Artikel dan berita pengelolaan sampah dari Waste4Change","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/waste4change","article_published_time":"2022-09-18T16:35:00+00:00","article_modified_time":"2022-10-03T16:54:44+00:00","og_image":[{"width":500,"height":335,"url":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/wp-content\/uploads\/image-105.png","type":"image\/png"}],"author":"Mita Defitri","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@waste4change","twitter_site":"@waste4change","twitter_misc":{"Written by":"Mita Defitri","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/bahaya-pengelolaan-sampah-open-dumping\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/bahaya-pengelolaan-sampah-open-dumping\/"},"author":{"name":"Mita Defitri","@id":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/#\/schema\/person\/44590c3ebf239904e9a22b6a26886212"},"headline":"Bahaya Pengelolaan Sampah Open Dumping","datePublished":"2022-09-18T16:35:00+00:00","dateModified":"2022-10-03T16:54:44+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/bahaya-pengelolaan-sampah-open-dumping\/"},"wordCount":573,"publisher":{"@id":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/bahaya-pengelolaan-sampah-open-dumping\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/wp-content\/uploads\/image-105.png","keywords":["open dumping","waste management"],"articleSection":["Industry Updates"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/bahaya-pengelolaan-sampah-open-dumping\/","url":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/bahaya-pengelolaan-sampah-open-dumping\/","name":"Bahaya Pengelolaan Sampah Open Dumping - Artikel dan berita pengelolaan sampah dari Waste4Change","isPartOf":{"@id":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/bahaya-pengelolaan-sampah-open-dumping\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/bahaya-pengelolaan-sampah-open-dumping\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/wp-content\/uploads\/image-105.png","datePublished":"2022-09-18T16:35:00+00:00","dateModified":"2022-10-03T16:54:44+00:00","description":"Open dumping adalah metode pengelolaan sampah yang tidak lagi direkomendasikan penggunaannya karena sampah dibuang begitu saja","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/bahaya-pengelolaan-sampah-open-dumping\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/waste4change.com\/blog\/bahaya-pengelolaan-sampah-open-dumping\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/bahaya-pengelolaan-sampah-open-dumping\/#primaryimage","url":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/wp-content\/uploads\/image-105.png","contentUrl":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/wp-content\/uploads\/image-105.png","width":500,"height":335},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/bahaya-pengelolaan-sampah-open-dumping\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Bahaya Pengelolaan Sampah Open Dumping"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/","name":"Artikel dan berita pengelolaan sampah dari Waste4Change","description":"Artikel dan berita pengelolaan sampah di Indonesia, dari manajemen sampah, daur ulang dan info konsultansi sampah.","publisher":{"@id":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/#organization","name":"Artikel dan berita pengelolaan sampah dari Waste4Change","url":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/wp-content\/uploads\/cropped-logo-W4C-1024x390-1.png","contentUrl":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/wp-content\/uploads\/cropped-logo-W4C-1024x390-1.png","width":500,"height":190,"caption":"Artikel dan berita pengelolaan sampah dari Waste4Change"},"image":{"@id":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/waste4change","https:\/\/x.com\/waste4change","https:\/\/www.instagram.com\/waste4change","https:\/\/www.linkedin.com\/company-beta\/13236193"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/#\/schema\/person\/44590c3ebf239904e9a22b6a26886212","name":"Mita Defitri","url":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/author\/mitadefitri\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18939","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/26"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18939"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18939\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/18941"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18939"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18939"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/waste4change.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18939"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}