Mengenal Pekerjaan Ramah Lingkungan: Solusi untuk Keberlanjutan

Sudahkah pekerjaan yang Anda miliki saat ini berkontribusi baik terhadap lingkungan? Atau apakah perusahaan dimana Anda bekerja memiliki visi untuk turut mengurangi dampak limbah dan polusi bagi lingkungan?  

Pekerjaan yang memiliki dampak positif terhadap bumi erat kaitannya dengan energi terbarukan, transportasi berbasis listrik, efisiensi energi, hingga pemulihan alam secara berkala. Kabar baiknya, saat ini semakin banyak sektor bisnis yang beralih kepada model rendah karbon. Jika lingkup pekerjaan atau perusahaan tempat Anda bekerja tidak jauh dengan hal ini, maka pekerjaan Anda dapat dikategorikan sebagai Green Jobs.

Mengenal Apa itu Green Jobs

Secara sederhana, Green Jobs dapat diartikan sebagai sebuah pekerjaan atau bentuk wirausaha yang terus berkontribusi bagi keberlanjutan lingkungan. Organisasi Buruh Internasional mendefinisikan Green Jobs sebagai pekerjaan layak yang berkontribusi untuk melestarikan atau memulihkan lingkungan. 

Selain itu, United Nations Environment Programme (UNEP) mendefinisikan Green Jobs sebagai posisi di bidang pertanian, manufaktur, research & development, administrasi, dan kegiatan layanan yang bertujuan untuk melestarikan atau memulihkan kualitas lingkungan.

The illustration about Green Jobs. Source: ILO (2013)

Ilustrasi di atas menunjukkan skema hubungan yang membentuk Green Job dari Total Pekerjaan dengan keterangan sebagai berikut:

J: Pekerjaan dalam produksi hasil lingkungan

B: Pekerjaan dalam proses lingkungan

C: Pekerjaan yang layak

D: Pekerjaan non-hijau di sektor non-lingkungan diciptakan berkat penghijauan

Berdasarkan ilustrasi tersebut, area yang mencakup X, Y, Z dianggap sebagai pekerjaan ramah lingkungan dan layak sedangkan pekerjaan lainnya merupakan kegiatan yang ramah lingkungan atau kegiatan dengan kondisi kerja yang baik, namun tidak memenuhi kedua persyaratan lainnya secara bersamaan. Serikat pekerja berharap pekerjaan ramah lingkungan menawarkan pekerjaan yang layak dengan karir yang terdiri dari upah yang memadai untuk hidup, termasuk semua tunjangan (Kojola, 2009).

Untuk disebut sebagai pekerjaan Hijau dan Layak, Renner, M; Sean, S; Jill, K, (2008) juga membawa beberapa contoh seperti:

  • Pekerjaan tenaga angin dan tenaga surya yang bersatu
  • Arsitek hijau
  • Karyawan angkutan umum bergaji tinggi

Ilustrasi di atas menunjukkan skema hubungan yang membentuk Green Job dari Total Pekerjaan dengan keterangan sebagai berikut:

A: Pekerjaan dalam produksi hasil lingkungan

B: Pekerjaan dalam proses lingkungan

C: Pekerjaan yang layak

D: Pekerjaan non-hijau di sektor non-lingkungan diciptakan berkat penghijauan

Berdasarkan ilustrasi tersebut, area yang mencakup X, Y, Z dianggap sebagai pekerjaan ramah lingkungan dan layak sedangkan pekerjaan lainnya merupakan kegiatan yang ramah lingkungan atau kegiatan dengan kondisi kerja yang baik, namun tidak memenuhi kedua persyaratan lainnya secara bersamaan.

Serikat pekerja berharap pekerjaan ramah lingkungan menawarkan pekerjaan yang layak dengan karir yang terdiri dari upah yang memadai untuk hidup, termasuk semua tunjangan (Kojola, 2009).

Untuk disebut sebagai pekerjaan Hijau dan Layak, Renner, M; Sean, S; Jill, K, (2008) juga membawa beberapa contoh seperti:

  • Pekerjaan tenaga angin dan tenaga surya yang bersatu
  • Arsitek hijau
  • Karyawan angkutan umum bergaji tinggi

Ruang Lingkup Green Jobs

Kategori Green Jobs dapat dimiliki oleh kategori perusahaan dan bisnis apapun, baik itu perusahaan multinasional, perusahaan milik pemerintah, organisasi non pemerintah, hingga organisasi nirlaba sekalipun. 

Bidang pekerjaan Green Jobs sendiri biasanya berada di sektor “hijau” atau sektor konvensional seperti manufaktur dan konstruksi, hingga sektor yang sedang berkembang seperti energi terbarukan. 

Pekerjaan Berbasis Green Jobs di Masa Depan

Seiring dengan semakin digalakkannya keberadaan Green Jobs di masa mendatang, beberapa sektor pekerjaan di bawah ini diprediksi akan berpotensi menciptakan banyak pekerjaan berbasis Green Jobs: 

  1. Bidang Energi
    Menurut International Renewable Energies Agency (IRENA), sektor pekerjaan ini akan berkembang masif serta berpotensi mempekerjakan lebih dari 10 juta orang di dunia.
  2. Pertanian
    Melansir Lembaga Penelitian Pertanian Organik (FiBL), pasar pertanian organik masih terus tumbuh di seluruh dunia. Sebagai salah satu contoh, penjualan makanan organik di Amerika Serikat telah meningkat tajam sebesar 6.4% pada 2017 hingga mencapai 43.700 juta euro.

    Agriculture activity. Source: unp.co.uk
  3.  Desain
    Sejalan dengan pemahaman kesadaran lingkungan pada masyarakat yang semakin meningkat, desain produk hingga arsitektur bangungan diprediksi akan terus menjunjung tinggi kriteria eco-design.
  4. Pariwisata
    Di masa depan istilah pariwisata yang berwawasan ekologi atau sering disebut sebagai ekowisata diprediksi akan berkembang pesat.
  5. Transportasi
    Berkaitan dengan sektor ini, tidak sedikit negara yang telah berupaya mengadopsi berbagai langkah untuk mengurangi emisi transportasi secara signifikan. Penciptaan peluang kerja di sektor kendaraan listrik dan transportasi umum merupakan salah satu bentuk upaya yang dilakukan.

Mengapa Green Jobs Menjadi Penting?

Berdasarkan Laporan The Emissions Gap 2019 yang diterbitkan oleh United Nations Organisation (ONU), emisi gas rumah kaca global harus dikurangi sebesar 7,6% per tahun antara tahun 2020 dan 2030 untuk membatasi pemanasan global 1,5 ° C atau 2,7% per tahun. 

Berangkat dari hal ini transisi menuju ekonomi berbasis dekarbonisasi yang mengutamakan kepentingan lingkungan perlu dipercepat. Jika transisi ini terus berjalan dan berkembang, selain menekan perubahan iklim, dalam jangka panjang akan lebih banyak lagi pekerjaan dengan kategori Green Jobs yang bermunculan. 

Menurut Organisasi Buruh Internasional, penerapan Green Jobs dapat memberikan manfaat antara lain: 

  1. Meningkatkan efisiensi energi dan bahan baku
  2. Membatasi emisi gas rumah kaca
  3. Meminimalkan limbah dan polusi
  4. Melindungi dan memulihkan ekosistem
  5. Mendukung adaptasi terhadap efek perubahan iklim

Manfaat Green Jobs bagi Ekonomi

Siapa yang menyangka bahwa Green Jobs dapat memiliki dampak signifikan bagi sektor ekonomi bahkan secara global? Menurut Organisasi Buruh Internasional, jika tidak segera mempertimbangkan perkembangan Green Jobs, pertumbuhan lapangan kerja di masa depan tidak akan cukup untuk mengimbangi kebutuhan akan lapangan pekerjaan di negara-negara berkembang.

Sebaliknya, tidak tanggung-tanggung, perubahan di sektor produksi yang lebih menerapkan prinsip Green Jobs dapat berdampak pada munculnya 18 juta pekerjaan bagi ekonomi dunia. 

Selain itu, model ekonomi melingkar atau The Circular Economy turut melibatkan penggunaan kembali, daur ulang, peningkatan produksi dan konsumsi yang berkelanjutan hingga menciptakan lebih banyak lagi peluang kerja di sektor Green Jobs.

Model ekonomi yang ditunjang oleh prinsip berwawasan lingkungan inilah yang selain menekan produksi limbah juga akan menghemat energi, juga turut berkontribusi untuk mencegah kerusakan permanen pada iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, dan munculnya polusi udara, tanah serta air. 

Meminimalkan produksi sampah yang akan berakhir di TPA adalah salah satu kriteria Green Jobs. Sejalan dengan hal tersebut, Waste4Change berupaya mendukung penuh implementasi Green Jobs melalui layanan Responsible Waste Management (RWM).

Salah satu misi kami adalah memastikan kesejahteraan dan kesehatan operator limbah kami dengan melakukan protokol kesehatan dan memastikan bahwa operator kami menggunakan alat pelindung diri (APD) selama jam kerja. Layanan Responsible Waste Management (RWM) bisa menjadi solusi Anda untuk mengelola sampah dengan bijak. Ayo kurangi jumlah sampah yang harus berakhir di TPA! Cari tahu lebih lanjut di w4c.id/RWM.

Referensi: 

https://www.iberdrola.com/environment/what-are-green-jobs

https://www.goodwork.ca/page/what-is-a-green-job

https://www.theguardian.com/guardian-green-jobs/2020/oct/19/what-are-green-jobs-and-why-are-they-important

https://www.ilo.org/global/topics/green-jobs/news/WCMS_220248/lang–en/index.htm

Docile, R. (2016). ASSESSING THE IMPLICATIONS OF GREEN JOBS AMONG MAURITIAN COMPANIES. Thesis , 6-8. DOI: 10.13140/RG.2.2.13673.29285

ILO, 2013. Meeting skill needs for green jobs : Policy recommendations, Geneva: s.n.

Kojola, E., 2009. Trade Unions and Green Jobs in the post-Fordist Economy: Just Rhetoric or a Fundamental Shift?, s.l.: Oberlin College Honors Theses.

Renner, M; Sean, S; Jill., K, 2008. Green Jobs: Towards Decent Work in a Sustainable, LowCarbon World, s.l.: UNEP

Related Post