10 Startup Sampah Dunia yang Patut Menjadi Inspirasi

Sampah tengah menjadi masalah utama bumi. Semua negara merasakan dampak buruknya.

Material yang tidak bisa didaur ulang menumpuk di TPA, sungai, dan lautan menimbulkan ancaman masalah baru: pemanasan global, pencemaran alam, hingga mikroplastik yang telah masuk ke dalam rantai makanan kita.

Beberapa orang melihat permasalahan pengelolaan sampah sebagai peluang. Sambil menyelam minum air — sambil menyelamatkan alam, lahan bisnis hijau berkelanjutan yang baru pun bisa didalami.

Pengelolaan sampah menjadi peluang bisnis hijau baru berikutnya. Bukan hanya memberikan dampak positif yang nyata, tapi juga menjadi favorit investor dan membuka banyak lapangan kerja hijau.

Berikut adalah 10 startup manajemen sampah di seluruh dunia yang bisa menjadi inspirasi:

Rubicon Global
Source: Rubicon Global

Rubicon Global – Amerika Serikat

Nate Morris dan Marc Spiegel mendirikan Rubicon pada tahun 2008 dengan tujuan untuk menyediakan solusi bagi permasalahan sampah.

Saat ini, Rubicon telah menjadi perusahaan yang menyediakan platform manajemen sampah yang lengkap, mulai dari pengangkutan, daur ulang, hingga solusi smart city. 

Misi Rubicon adalah mendukung klien untuk menciptakan ekosistem dan alur bisnis yang non-sampah (end waste).

Info lengkap: rubicon.com

Resync – Singapore

Didirikan oleh 2 engineer: Emir Nurov dan Dr. Jayantika Soni, Resync Singapore menyediakan platform perangkat lunak untuk smart city dan efisiensi sumber daya energi.

Menggunakan kombinasi machine learning, sistem Intelligent Energy Management Platform memastikan penggunaan sumber daya energi yang optimal mulai dari pemantauan, analisa performa, optimisasi, perencanaan perbaikan, pelaporan, dan banyak lagi.

Info lengkap: resynctech.com/

Closed Loop – Australia

Diinisiasi oleh Robert Pascoe pada tahun 1995, Closed Loop bertujuan untuk mengalihkan sampah dari TPA dan mendukung penerapan ekonomi sirkular, salah satunya dengan meluncurkan program daur ulang gelas kopi Australia yang cukup dikenal dunia: Simply Cups.

Info lengkap: closedloop.com.au

ENEVO
Source: Enevo Finlandia

Enevo – Finlandia

Fredrik Kekäläinen mendirikan Enevo pada tahun 2010. Saat ini Enevo telah memiliki paten internet of things untuk teknologi sensor pada tempat sampah atau dumpster dengan tujuan untuk meningkatkan efisiensi manajemen pengelolaan sampah.

Saat ini teknologi Enevo telah digunakan oleh banyak perusahaan besar di Finlandia dan Inggris.

Info lengkap: enevo.com

Globechain – Inggris

Globechain menyediakan marketplace barang-barang bekas yang masih bisa digunakan kembali untuk nantinya disalurkan pada yayasan donasi, bisnis kecil, dan perorangan.

Didirikan oleh May Al-Karooni, Globechain bertujuan untuk menjadi solusi dari permasalahan sampah yang seringkali dihasilkan oleh perusahaan-perusahaan besar. Ide Globechain muncul saat perusahaan tempat May bekerja memutuskan untuk pindah dan membutuhkan penerima barang-barang bekas yang tidak lagi bisa digunakan.

Info lengkap: globechain.com

Resourcify – Jerman

Didirikan oleh Gary Lewis dan berbasis di Hamburg, Jerman, Resourcify menyediakan teknologi platform untuk memberikan klien efisiensi pada sistem manajemen daur ulang sampah mereka.

Resourcify bukan hanya menghubungkan klien dengan mitra daur ulang yang paling sesuai, namun juga efisiensi dari segi biaya, waktu, dan sumber daya manusia. Resourcify juga menyediakan laporan detail mengenai perjalanan sampah klien.

Info lengkap: resourcify.de

Citizengage India
Citizengage India

Citizengage – India

Startup manajemen sampah Citizengage didirikan oleh Ashish Malayil dan Pronita Saxena dan bertujuan untuk menghubungkan para pelaku manajemen sampah India mulai dari produsen, pabrik, konsumen, hingga mitra daur ulang untuk mendukung manajemen pengelolaan sampah yang optimal.

Info lengkap: citizengage.co

Sensoneo – Slovakia

Didirikan oleh Andre Basilova dan Martin Basila, Sensoneo bertujuan untuk memberikan solusi bagi 2 permasalahan pengelolaan sampah yang utama: efisiensi dan transparansi.

Sensoneo menyediakan teknologi untuk meningkatkan efisiensi pengangkutan sampah di sebuah area, bahkan kota. Saat ini Sensoneo telah melayani klien dari 60 negara.

Info lengkap: sensoneo.com

RecyGlo – Myanmar

Shwe Yamin Oo mendirikan startup manajemen sampah RecyGlo pada tahun 2017 dengan tujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan memproses material dengan cara yang aman dan tidak berbahaya.

Saat ini RecyGlo melayani edukasi pemilahan sampah hingga pengelolaan sampah untuk baterai dan kertas dokumen penting. 

Info lengkap: recyglo.com

Waste4Change
Waste4Change

Waste4Change – Indonesia

Diinisiasi oleh Mohamad Bijaksana Junerosano, Waste4Change berdiri pada tahun 2014 dengan tujuan untuk menjadi solusi bagi permasalahan sampah yang tidak kunjung selesai.

Waste4Change merupakan startup manajemen sampah yang menawarkan jasa manajemen sampah dari hulu hingga hilir dan mendukung penerapan ekonomi melingkar juga 3R, dan Zero-Waste to Landfill.

Selain mendukung edukasi, konsultasi, pengangkutan, dan daur ulang sampah, saat ini Waste4Change juga tengah mengembangkan platform kota pintar untuk manajemen pengelolaan sampah yang lebih efisien dan bertanggung jawab.

Info lengkap: waste4change.com

Reference:https://www.recyclingstartups.org/top/enterprise-waste-management/

Related Post